Rapat Kerja Kota (Rakerkot) KONI Palangka Raya digelar di Alltrue Hotel Palangka Raya, Senin (8/12), sebagai momentum konsolidasi dan penguatan pembinaan prestasi olahraga menjelang agenda besar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
KOMITE olahraga nasional Indonesia (KONI) Kota Palangka Raya melaksanakan Rapat Kerja Kota (Rakerkot) KONI Palangka Raya di Alltrue Hotel Palangka Raya, Senin (8/12).
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh Pengkot Cabor di bawah naungan KONI Kota Palangka Raya tersebut dibuka Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin melalui Plt Asisten Administrasi Umum Setda Kota Palangka Raya, Jayani.

Jayani menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya untuk terus mendukung pembinaan olahraga. Baik melalui penyediaan sarana dan prasarana, peningkatan SDM kepelatihan maupun dukungan pelaksanaan kompetisi.
“Kita ingin olahraga menjadi bagian penting dalam menciptakan masyarakat yang bugar, produktif, dan berprestasi,” tegasnya.
Setiap cabor kata Jayani. Memiliki potensi yang harus dikembangkan bersama. Dengan kerja keras, kerja cerdas, dan semangat kebersamaan, Jayani percaya Palangka Raya mampu melahirkan atlet terbaik yang membawa nama harum daerah.

Sementara itu, Wakil Ketua II Bidang Pembinaan Prestasi KONI Kalteng, Samuel Rasad, menyoroti pentingnya dukungan anggaran Pemko menjelang Porprov.
“Harapannya, Pemko Palangka Raya benar-benar mendukung kontingen, terutama dari sisi anggaran. Prestasi tidak semudah membalikkan telapak tangan, prosesnya bisa 5 sampai 10 tahun,” ujarnya.
Ketua KONI Palangka Raya Sigit Widodo melalui Sekretaris Karuhei TN Asang menjelaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting, karena Palangka Raya harus mempersiapkan diri menghadapi Porprov di Kotawaringin Barat. Ia menegaskan bahwa pembinaan atlet usia dini, peningkatan prestasi, serta tata kelola organisasi menjadi fokus utama.

“Pada Porprov sebelumnya, Palangka Raya berhasil merebut kejayaan dengan meraih 11 kali juara umum. Ini harus menjadi motivasi untuk menjaga tradisi prestasi,” jelasnya.
Rakerkot tahun ini mengusung tema “Optimalisasi Sistem Pembinaan Prestasi dan Tata Kelola Organisasi Menuju Olahraga Palangka Raya Maju dan Berdaya Saing.”
Tema ini, kata Karuhei, menunjukkan bahwa kemajuan olahraga tidak hanya ditopang oleh semangat, tetapi juga oleh sistem yang terukur, profesional, dan berkelanjutan.(BidMedia)
